PPID Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

PPID Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap

Cegah Masuknya OPTK, Pejabat Karantina Cilacap Periksa Gandum Asal Argentina




 Cilacap – Tak bisa dipungkiri bahwa saat ini kebutuhan akan gandum semakin meningkat. Hampir semua jajanan menggunakan gandum sebagai bahan pembuatnya, seperti mie ayam, mie instan, roti, bahkan beberapa makanan tradisional pun memerlukan gandum sebagai bahan bakunya.

Indonesia memang masih bergantung pada importasi gandum. Ini dikarenakan kondisi iklim dan geografis negara kita yang kurang sesuai untuk pertumbuhan gandum.

Mengawali tahun 2021 ini Pejabat Karantina Pertanian Cilacap telah memeriksa gandum impor sebanyak dua kali. Gandum asal Argentina ini merupakan impor kedua yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap.

Pejabat Karantina Pertanian Cilacap memeriksa gandum sebanyak 38,5 ton yang dibawa oleh kapal MV Talbot. Gandum asal Argentina ini diperiksa untuk memastikan keabsahan dan kelengkapan dokumen kesehatannya. Pengambilan sampel dilakukan untuk selanjutnya akan diuji di laboratorium milik Karantina Pertanian Cilacap. (11/1)

Pengujian laboratorium yang akan dilakukan dimaksudkan untuk memastikan bahwa gandum tersebut bebas OPTK golongan cendawan yaitu Tilleta laevis dan T. tritici dengan metode washing test.

“Kami menjalankan amanah untuk menjaga negeri ini dari ancaman HPHK/OPTK, kami harus memastikan bahwa gandum yang masuk ke wilayah NKRI sehat dan aman untuk dikonsumsi,” ujar Taufiq selaku Kaur Teknis Karantina Pertanian Cilacap.

#LaporKarantina #KarantinaPertanianCilacap